“ Jadi membentuk kejujuran
anak itu sampai usia empat tahun. Ketika berusia enam tahun mereka diharapkan
sudah punya pengendalian diri, tahu mana yang miliknya dan bukan,"
Gerakan ini akan
dituangkan ke dalam tiga aktivitas, meliputi dongeng, musik, dan permainan.
Nantinya, guru akan mendongeng tentang cerita kejujuran. Kemudian disertai
lagu-lagu, seperti 'Aku Anak Jujur'. Setelah itu ditutup dengan permainan yang
juga berhubungan dengan kejujuran. Gerakan ini bahkan turut didukung oleh
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Sementara Penasihat Himpaudi, Fasli Jalal
mengungkapkan, orang-orang di sekitar anak usia dini harus mampu menjadi contoh
dan teladan yang baik. Pasalnya, di usia tersebut mereka menerima segala hal
yang ada di sekitarnya tanpa mempertanyakan benar atau salah.
Pada kesempatan itu, Mantan Wamendiknas itu juga mengucapkan selamat kepada Himpaudi yang saat ini memasuki usia ke-11. Dia berharap 'Gernas Manjur' dapat menciptakan karakter anak yang jujur, ramah, dan ceria.
"Saya ucapkan selamat karena momen kebangkitan nasional sekaligus menjadi peringatan Himpaudi ke-11. Setidaknya ada 400 ribu anggota Himpaudi, sedangkan ada sekira 29 juta anak usia nol sampai enam tahun. Saat ini mereka kurang lebih telah menyentuh 10 sampai 11 juta anak usia dini. Dalam mewujudkan generasi jujur, peran orangtua dan lingkungan tentu juga sangat menentukan," pungkasnya.
Meyakini bahwa fondasi kejujuran & integritas bangsa dibangun di PAUD maka HUT ke-11 HIMPAUDI dimulai dengan GERNAS MANJUR (Gerakan Nasional Pembelajaran Aku Anak Jujur) serentak se-Indonesia



Tidak ada komentar:
Posting Komentar